Kesadaran

Dalam pelajaran Sirnagalih, manusia dibedakan berdasarkan kualitas kesadarannya. Sebelum membicarakan lebih lanjut mari kita samakan dulu persepsi kita tentang kesadaran. Apakah kesadaran? Kesadaran adalah suatu keberadaan yang utuh dan tidak dapat dipisahkan.

Segala sesuatu yang dilakukan dengan kesadaran akan mendatangkan hasil yang lebih baik; contohnya apabila Anda makan dengan menggunakan kesadaran maka hasilnya jauh berbeda dengan makan tanpa kesadaran. Makan dengan kesadaran terasa lebih nikmat karena pada saat Anda makan maka pikiran, perasaan, pancaindra, dan seluruh keberadaan Anda berfokus pada kegiatan itu sendiri. Anda akan dapat menyadari bahwa makanan yang Anda makan tersebut nikmat atau kurang garam, kurang lada, dan lain sebagainya. Itulah gerak dengan kesadaran; Anda dapat memahami hal-hal kecil yang ada di depan Anda. Sebaliknya, makan tanpa kesadaran akan terasa hambar. Bahkan lupa bahwa Anda sudah makan, karena gerak makan yang Anda lakukan hanyalah rutinitas yang tidak bermakna.

Kesadaran di Sirnagalih dibagi menjadi 3 tingkat yaitu

1. kesadaran rendah

2. kesadaran manusia

3. kesadaran tinggi
Kesadaran Rendah ( Manusia Awam)

Manusia berkesadaran rendah didominasi oleh sifat atau karakter rendah, Kehidupan mereka didominasi oleh makan, minum, main, tidur, seks, dan egois. Manusia pada tingkat kesadaran rendah memiliki tiga (3) naluri yang mendominasi kehidupannya, yaitu

Naluri mempertahankan hidup

Dalam hidupnya, yang ada hanyalah pemikiran bahwa dialah yang selalu benar, jika ia melakukan kesalahan atau perbuatannya merugikan orang lain, maka ia tidak akan mengakui kesalahannya atau tidak bersedia disalahkan sehingga membuat dirinya semakin terpuruk.

Naluri berkembang biak

Nafsu birahinya tidak dapat dikendalikan, semua orang dapat menjadi korbannya sehingga berperilaku tidak ubahnya seperti hewan yang kawin dengan hewan lain secara bergantian tanpa memiliki kejelasan status.

Naluri berkuasa (selalu ingin dihargai orang lain)

Memiliki kecenderungan ingin berkuasa dan dipuji oleh lingkungannya karena ia menganggap dirinyalah yang paling kuat atau paling berkuasa. Kondisi ini dapat diibaratkan seperti harimau yang mengencingi wilayah kekuasaannya akan marah apabila ada binatang lain yang mendekati wilayah kekuasaannya.

Ibadah yang dilakukan oleh manusia berkesadaran rendah bukan karena dirinya memerlukan ibadah, tetapi karena mereka dijanjikan surga. Di surga ada bidadari cantik dan kolam susu, dan perumpamaan-perumpamaan lain yang menggambarkan kenikmatan. Mereka beribadah karena menginginkan kenikmatan tersebut, bukan karena kebutuhan menyembah Tuhan.

Hatinya menjadi kotor karena penuh dengan kelekatan dan ketakutan sehingga ia diperbudak oleh hasil ciptaannya sendiri. Hatinya selalu dipenuhi dengan kecemasan, kekhawatiran, dan kecurigaan. Terkadang rahmat Tuhan pun menjadi sumber malapetaka bagi dirinya. Manusia berkesadaran rendah belum dapat mengendalikan pancaindranya.

Dalam lambang Sirnagalih, kesadaran dilambangkan oleh lingkaran terluar yang berwarna merah, kuning, hitam, dan putih.

Merah merupakan unsur api, mewakili indra pendengaran (telinga). Manusia egois belum dapat mengendalikan segala sesuatu yang ia dengar sehingga input jelek akan membuat hatinya panas (marah), sebaliknya, input baik seperti pujian akan keberhasilan membuatnya sombong.

Kuning merupakan unsur angin, mewakili indra penciuman (hidung). Manusia egois belum dapat mengendalikan apa pun yang dibauinya. Mereka sering terjebak oleh input dari indra penciuman.

Hitam merupakan unsur air, mewakili indra penglihatan (mata). Manusia egois belum dapat mengendalikan segala sesuatu yang dilihatnya. Mereka sering yang terjebak oleh apa yang mereka lihat.

Putih merupakan unsur tanah, mewakili indra pengecap dan perasa. Manusia egois belum dapat mengendalikan apa-apa yang mereka rasakan. Mereka sering terjebak oleh input dari indra pengecap dan perasa.

Karena belum memiliki kemampuan dalam mengendalikan pancaindra, maka manusia berkesadaran rendah hidupnya selalu dihadapkan pada banyak masalah.

  • Who's Online

    5 visitors online now
    5 guests, 0 members

    Powered by Visitor Maps

  • Categories